Sejak 2020 · Halaman kesehatan diperiksa dokter hewan

Panduan tentang merpati kota, merpati pos, dan merpati hias, serta orang-orang yang merawatnya.

Jenis Merpati · Waktu baca 4 menit

Merpati Bokhara Trumpeter: panduan ras

Oleh Dan · Terbit pertama · Diperbarui

Bokhara Trumpeter adalah merpati hias dan salah satu ras trumpeter paling populer, terkenal dengan bulu kakinya yang panjang dan jambul ganda. Awalnya dibiakkan karena suaranya, kini juga dipelihara karena hiasan bulunya.

seekor merpati bokhara trumpeter

Asal-usul Bokhara Trumpeter

Bokhara Trumpeter adalah ras merpati hias yang dikembangkan sampai standarnya sekarang lewat pembiakan selektif yang tekun selama bertahun-tahun.

Awalnya dibiakkan karena suaranya, kini Bokhara Trumpeter juga dihargai karena hiasan bulunya, terutama bulu kaki yang panjang dan jambul ganda yang indah.

Beberapa penulis merpati terkenal sudah mencatat asal-usul ras yang mencolok ini.

Penelitian C. A. M. Spruijt (The Structure of Pigeons (opens in new tab)) dan Edmund Zurth (The World of Pigeons (opens in new tab)) membuat mereka menyimpulkan bahwa daerah asalnya adalah Rusia selatan, Asia Tengah, dan Turkestan.

Dugaan yang paling kuat adalah kota Bukhara (Bokhara), yang memberi nama ras ini, sebagai tempat asalnya.

Bukhara lama, kini di Uzbekistan, adalah gerbang dagang kuno antara Eropa dan Asia, dan juga berperan penting dalam bertambahnya ras merpati di dunia Barat.

Merpati sangat umum terlihat di sekitar masjid-masjid kota itu dan di ladang-ladang sekitarnya.

Para pedagang dan pemilik kafilah juga memelihara banyak ras merpati, jadi saat bertemu pedagang Barat, ras merpati sering dipertukarkan.

Menurut sejarah ras ini, salah satu impor pertama yang tercatat ke Inggris dilakukan oleh George Ure (opens in new tab) pada 1850, yang menerima beberapa Bokhara dari Moskwa.

Impor lain di bawah arahan Kapten Mewburn tercatat beberapa tahun kemudian.

Namun orang Barat pertama yang menggambarkan Bokhara Trumpeter sering disebut John Moore, yang memasukkannya dalam bukunya Columbarium pada 1735.

Sejarah selanjutnya dicatat pada 1874 oleh Robert Fulton dalam salah satu buku terpenting di dunia merpati, The Book of Pigeons (opens in new tab).

Bokhara Trumpeter yang didatangkan ke London oleh Messrs. John Bailey and Sons digambar dengan indah oleh Joseph Williamson Ludlow.

Lewat berbagai jalur dan kisah menarik, Bokhara Trumpeter akhirnya sampai ke Herbert Smith, juri dan peternak merpati Jacobin yang terkenal.

Smith secara luas dianggap berjasa mengembangkan ras ini seperti yang dikenal sekarang.

Pada 1948 sudah ada klub khusus di AS, tetapi karena jalur pembiakan yang sedikit berbeda di Amerika (terutama oleh Al dan Brian Grace), ada beberapa perbedaan antara Bokhara Trumpeter Eropa dan Amerika.

Ini hanya sejarah singkat. Kisah lengkap Bokhara Trumpeter (opens in new tab) penuh dengan tokoh dan sangat memikat bagi pencinta merpati.

Persebaran dan habitat Bokhara Trumpeter

Walaupun punya sejarah pengembangan panjang di Inggris dan Eropa, kini Anda jauh lebih mungkin menemukan Bokhara Trumpeter di Amerika Serikat.

Saat ini Bokhara termasuk ras trumpeter paling populer di Amerika Serikat.

Peternak Inggris masih tekun menyempurnakan ras ini, dan ras ini juga populer di Asia Timur.

Soal habitat, Bokhara Trumpeter sangat cocok dipelihara di kandang yang nyaman.

Ukuran dan ciri fisiknya membuat ras ini kurang pandai terbang, jadi kemampuan terbang tidak perlu jadi prioritas saat menyiapkan kandangnya.

Bokhara Trumpeter senang dan betah di kandang merpati biasa yang mengikuti semua aturan kebersihan.

Penampilan Bokhara Trumpeter

Penampilan fisiknya adalah hal paling menarik dari Bokhara Trumpeter.

Rentang sayapPanjangBobotWarna
Merpati Bokhara Trumpeter66 – 80 cm30 – 38 cm350 – 380 gHitam, biru berkotak atau bergaris, putih, merah, dan kuning
Rata-rata merpati liar64 – 72 cm32 – 37 cm300 – 500 gAbu-abu kebiruan dengan sedikit hitam.

Ciri paling mencolok ras ini adalah bulu panjang dan lebat yang tumbuh di kakinya, ditambah jambul ganda yang hampir menutupi mata burung.

Bagi sebagian orang, penampilannya yang serba berumbai ini mengingatkan pada anjing Old English Sheepdog.

Merpati ini dijuluki “Rose of Pigeon Fancy”, karena rose (mawar) adalah sebutan untuk jambulnya yang rumit.

Bokhara Trumpeter berukuran sedang dan kokoh, dengan leher pendek dan tubuh panjang. Kepalanya sedang panjangnya dengan paruh berukuran sedang.

Warna paruhnya cenderung sama dengan warna bulunya. Karena bulu sayapnya memanjang dan ekornya panjang, burung ini tampak jauh lebih panjang.

Bulu kaki Bokhara Trumpeter kadang bisa tumbuh lebih dari 25 cm dan sering terseret di tanah.

Bokhara Trumpeter bisa berwarna hitam, biru berkotak, putih, merah, atau kuning, dan rata-rata burung dewasa berbobot sekitar 370 gram.

Sifat Bokhara Trumpeter

Bokhara Trumpeter dikenal sangat lembut, bahkan menurut sebagian penghobi hampir malas.

Wataknya manis dan cenderung sangat tenang di dekat manusia dan hewan peliharaan lain.

Namun, dan ini “namun” yang cukup besar, banyak yang menganggap ras ini sulit karena bisa tidak kooperatif dan keras kepala.

Ini bisa membuat pembiakannya sulit.

Bokhara Trumpeter bukan penerbang hebat, tetapi ada sifat lain yang menyenangkan: suaranya.

Nama burung ini berasal dari kota asalnya dan dari suara yang dikeluarkannya. Trumpeter memang awalnya dibiakkan untuk mengembangkan suaranya.

Peternak Jerman dan Negeri-Negeri Rendah menyebutnya drumming (menabuh), sedangkan penghobi Inggris dan AS menyebutnya trumpeting (meniup terompet). Suaranya dalam dan bertahan lama dengan jeda-jeda pendek.

Suaranya digambarkan seperti woek-woek-woek, berselang-seling dengan wak-wak-wak yang diulang cepat.

Suara ini terutama terdengar pada musim berbiak.

Kini suaranya hanya hal sekunder; bulunya yang lebat menjadi alasan utama orang menginginkan burung ini.

Pakan Bokhara Trumpeter

Ras ini butuh pakan yang sama dengan kebanyakan merpati peliharaan berukuran sedang. Sebagai pemakan biji, ia butuh berbagai biji-bijian, serealia, rumput, kacang, dan buah beri.

Supaya burung mendapat semua vitamin yang dibutuhkan merpati, pakan utama bisa ditambah buah seperti pisang, makanan lain seperti ulat hongkong, dan sebagai camilan, misalnya berondong jagung.

Tentu saja mereka butuh air minum segar.

Kawin dan pembiakan Bokhara Trumpeter

Karena cenderung malas dan keras kepala, ras ini tidak terlalu mudah dibiakkan.

Mereka juga bukan induk yang paling telaten.

Saat pemilik mendorongnya berbiak, pasangan dipilih berdasarkan sifat dan ciri tertentu yang ingin diteruskan.

Biasanya terkait ukuran tubuh, panjang bulu, warna, serta kesehatan dan perilaku yang baik.

Merawat merpati Bokhara Trumpeter

Jika Anda tidak keberatan dengan sifat-sifatnya yang kurang menyenangkan (yang justru dianggap menggemaskan oleh kebanyakan pemilik dan peternak), Bokhara Trumpeter adalah ras yang santai dan tenang, sehingga sangat mudah dirawat jika kandangnya sesuai.

Artinya kandang yang luas, bersih, dan terawat, yang mendapat sinar matahari langsung, dan tentu saja pakan serta air minum yang sesuai.

Membesarkannya sebagai burung kontes dan memenuhi standar kontes adalah tantangan menarik bagi penghobi merpati yang tekun. Di iklim lembap seperti Indonesia, bulu kaki yang panjang perlu dijaga tetap kering dan bersih.

Bisakah Anda membedakan Turbit dan Scandaroon?

Bisakah Anda membedakan Turbit dan Scandaroon?

Dapatkan poster ras merpati siap cetak: sembilan merpati, dari ras kontes sampai spesies liar, masing-masing dengan ciri pengenalnya.

Satu email sambutan, lalu satu email per bulan berisi artikel baru.

Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Jenis Merpati