Merpati ada di seluruh dunia, tetapi tampaknya lebih suka bersarang di tempat yang banyak aktivitas manusianya.

Merpati ingin bersarang di tempat yang terasa aman dan nyaman.
Merpati tidak pilih-pilih soal bahan sarang. Di alam biasanya merpati memakai ranting, tetapi jika Anda mencari bahan sarang untuk merpati peliharaan, bahan-bahan ini cocok:
- Batang tembakau
- Daun pinus
- Felt sarang
- Kertas sarang
- Jerami
- Ranting
Daun pinus dan batang tembakau termasuk bahan sarang terbaik, karena banyak penghobi mendapati keduanya membantu mengusir kutu dan tungau.
1. Batang tembakau
Batang tembakau juga bahan sarang yang bagus untuk merpati.
Batang tembakau menahan dingin dengan baik dan bisa dipakai di daerah yang suhunya sering berubah drastis.
Batang tembakau kasar dan lentur, sehingga mudah disusun merpati dan menjadi alas yang kokoh untuk bertelur dan membesarkan anak.
Batang tembakau juga membantu melindungi merpati dari parasit karena diyakini mengusir tungau dan kutu.
Batang tembakau juga mudah terurai dan mudah dibersihkan.
Kekurangannya, batang tembakau bisa mengeras dan berjamur seiring waktu, sehingga lebih sulit dibersihkan. Di iklim lembap seperti Indonesia, ganti bahan sarang lebih sering supaya tidak berjamur.
2. Daun pinus
Daun pinus adalah bahan sarang alami yang sering dipakai merpati di alam.
Daun pinus sangat mudah ditemukan, menahan dingin dengan baik, dan bisa dipakai di daerah yang suhunya sering berubah drastis.
Daun pinus juga membantu melindungi merpati dari parasit karena diduga membantu mengusir kutu dan tungau.
3. Felt sarang
Felt sarang adalah bahan sarang yang bagus untuk merpati.
Felt sarang bisa dipakai di musim apa pun dan tidak perlu ditambah jerami di atasnya sebagai penahan dingin, karena bahan ini sudah sangat hangat.
Kekurangannya hanya terasa saat cuaca panas, ketika sarang yang seluruhnya dari felt mungkin kurang sejuk dan nyaman bagi burung karena bahannya padat dan hangat. Di daerah tropis, felt sebaiknya dipakai tipis saja.
4. Kertas
Kertas termasuk bahan sarang merpati yang paling umum karena ringan dan murah.
Kertas memberi sedikit perlindungan dari dingin, tetapi tidak lebih dari itu, jadi Anda butuh bahan lain jika tinggal di daerah yang suhunya sering berubah drastis.
Merpati suka kertas karena ringan dan cukup lembut sehingga telur tidak mudah pecah saat dieram atau terinjak.
Kekurangan kertas sebagai bahan sarang antara lain tidak banyak menahan dingin, sehingga perlu bahan lain di daerah yang suhunya sering berubah drastis; kertas juga hanya sedikit melindungi jika ada hewan yang menyerang sarang saat merpati bertelur.
5. Jerami
Jerami menahan dingin dengan baik dan bisa dipakai di daerah yang suhunya sering berubah drastis.
Kekurangan jerami sebagai bahan sarang antara lain tidak mudah dibersihkan dan hanya sedikit melindungi jika ada hewan yang menyerang sarang saat merpati bertelur.
Kekurangan lain, jika memakai rumput kering (hay), bisa terlalu banyak debu di satu tempat yang bisa menyebabkan masalah pernapasan pada merpati.
Jerami juga menjadi lembap karena kotoran piyik, yang bisa membuat kutu dan tungau bersarang di dalamnya.
6. Ranting
Ranting termasuk bahan sarang alami yang paling umum dipakai merpati di alam.

Ranting membuat sarang yang kuat, kokoh, dan aman, walaupun tidak terlalu hangat.
Ranting mudah didapat di mana pun Anda tinggal, jadi menjadi bahan yang murah dan efektif yang sudah sangat dikenal dan nyaman dipakai merpati Anda.
Tip: jika Anda ingin memberi merpati tempat yang lebih aman untuk bersarang, coba buat kotak sarang sendiri.
Semoga artikel ini membantu Anda menemukan bahan sarang yang cocok untuk merpati Anda.
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Pemeliharaan
