Seperti semua merpati, merpati Indian Fantail adalah keturunan merpati karang dan termasuk ras merpati hias.
Ras ini diciptakan lewat pembiakan selektif yang cermat dan termasuk kelompok merpati fantail (merpati kipas).
Indian fantail berbeda dengan American fantail karena lebih besar, berjambul, dan kakinya berbulu.

Asal-usul Indian Fantail
Sesuai namanya, ras hasil pembiakan selektif ini berasal dari India.
Fantail termasuk ras merpati hias tertua; sebagian catatan sejarah ras bahkan menyebutnya sudah ada di Spanyol sejak tahun 1150.
Indian fantail sendiri sudah dikenal di India pada abad ke-16.
Ada dua kelas merpati fantail: Indian dan American.
Fantail memang berasal dari India, tetapi bentuk aslinya disempurnakan oleh peternak di Inggris dan Amerika Serikat, sehingga muncul dua versi ras yang berbeda.
Penampilan merpati Indian Fantail
Ciri paling jelas yang membedakan fantail adalah ekornya yang mencolok, asal nama merpati ini.
Ekornya punya 30 sampai 40 helai bulu, dibanding 12 sampai 14 helai pada kebanyakan anggota keluarga merpati lainnya.

Indian fantail berukuran sedang dan biasanya lebih besar daripada ras fantail lain. Burung dewasa berbobot 350 sampai 380 g dan panjangnya sekitar 28 cm.
Burung ini berjalan berjinjit di atas jari kakinya yang berbulu, dengan dada tegak sehingga kepalanya bisa bersandar pada bantalan yang dibentuk bulu ekornya.
Ini membuatnya tampak membulat, dengan dada yang seolah membusung ke depan dan kadang tampak lebih tinggi dari kepalanya.
Indian fantail juga punya jambul di kepalanya.
Warna Indian Fantail
Merpati Indian fantail paling sering berwarna putih dan cokelat muda, tetapi pembiakan selektif sudah menghasilkan berbagai warna, dan Anda bisa melihatnya dalam berbagai nuansa, termasuk hitam, merah, kuning, biru, perak, dan dun (cokelat keabu-abuan).
Ada juga Indian fantail dengan berbagai bercak warna.
Ciri-ciri
Ras merpati ini umumnya kalem, tenang, dan lembut.
Pada dasarnya ia jinak dan mudah dilatih.
Ia cocok untuk dipelihara sebagai hewan kesayangan, dan sama mudahnya dipelihara untuk kontes atau hiasan. Ia tahan di kebanyakan iklim.
Seperti merpati lain, Indian fantail yang dirawat dengan baik bisa berumur panjang, sering 10 sampai 15 tahun.

Namun ia tidak pandai terbang, jadi penting untuk mengawasinya dari pemangsa seperti kucing dan burung yang lebih besar.
Satu hal yang perlu diingat saat membiakkan Indian fantail adalah bulunya. Ekor dan kaki yang berbulu bisa mengganggu perilaku normal merpati.
Termasuk makan, bertengger, terbang, minum, dan berkembang biak. Pastikan merpati Anda dirawat dengan baik karena perilaku ini bisa terhambat.
Bulu yang tidak normal juga bisa membuat burung tidak nyaman dan frustrasi, jadi masalah ini perlu Anda perhatikan.
Penerbang tippler sering memakai fantail sebagai “dropper”, burung jinak yang ditaruh di luar untuk memanggil kawanan yang sedang terbang turun ke kandang. Lihat panduan kami tentang merpati tippler.
Membiakkan merpati Indian Fantail
Membiakkan Indian fantail butuh kesabaran dan ketelitian.
Seperti banyak hewan, proses perkawinan tidak bisa dipaksa, tetapi ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mendorong merpati kawin.
Calon pasangan butuh lingkungan yang tenang agar bisa santai dan merasa nyaman.
Menaruh merpati di kotak penjodohan adalah salah satu cara memulai proses perkawinan, tetapi sangkar terpisah juga bisa menjadi pilihan.
Sebaiknya bulu ekor dipangkas saat ingin menjodohkan, karena bisa mengganggu proses kawin.
Perilaku kawin antara lain berciuman, mendekur, membuat sarang, dan akhirnya kawin.
Setelah kawin, betina bertelur sekitar 10 hari kemudian. Lalu ia mengerami telurnya sambil menunggu menetas.
Indian fantail biasanya bertelur dua butir sekali bertelur, dan piyiknya meninggalkan sarang setelah sekitar empat sampai enam minggu.
Ras ini bukan induk yang terlalu baik, jadi kadang perlu induk asuh yang lebih telaten untuk merawat piyik yang baru menetas.
Jika Anda menyukai bulu fantail yang indah dan mencari burung yang cantik dan penurut, merpati Indian Fantail mungkin cocok untuk Anda.
Sumber:
- https://www.feathersite.com/Poultry/Pigeons/BRKFans.html (opens in new tab)
- https://www.ufaw.org.uk/birds/pigeons-abnormal-feathers (opens in new tab)
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Jenis Merpati
