Merpati bisa dilatih. Merpati adalah burung yang cerdas, dengan kemampuan belajar dan daya ingat yang baik untuk ukuran burung. Dalam sebuah percobaan pada tahun 1981, merpati yang sudah dilatih tampak lulus semacam uji cermin, walaupun para ilmuwan masih memperdebatkan apakah ini menunjukkan bahwa merpati benar-benar mengenali dirinya sendiri.
Merpati pos punya naluri pulang yang kuat, tetapi tetap perlu dilatih. Pemiliknya memegang piyik setiap hari, mendorongnya keluar dari kandang pada umur sekitar enam minggu, memberi makan dengan jadwal tetap disertai aba-aba atau bunyi tertentu, lalu melepasnya dari jarak yang makin lama makin jauh dari rumah.

Latihan atau trik?
Karena terkenal cerdas, merpati sering dipakai dalam percobaan di bidang psikologi komparatif dan kognisi hewan.
Merpati sudah dilatih menekan tuas atau mematuk tombol untuk mendapat hadiah makanan.
Setelah merpati memahami dasar latihannya, tombol yang mengeluarkan hadiah diubah.
Ada yang posisinya dipindah dan ada yang disembunyikan, tetapi dalam banyak kasus merpati cepat belajar menemukan tombol yang benar lagi.
Merpati bisa dilatih mendeteksi tumor
Penglihatan merpati tajam.
Ini berkaitan dengan cara mereka menemukan jalan saat terbang.
Konon merpati pos mudah mengingat bentang alam saat terbang.
Dalam salah satu percobaan terkenal, merpati bisa membedakan lukisan karya Monet dan Picasso dengan tepat.
Berangkat dari gagasan ini, para peneliti bertanya-tanya apakah kemampuan merpati juga berlaku untuk gambar medis.
Dalam sebuah penelitian tahun 2015, mereka melatih merpati melihat gambar mikroskop jaringan payudara.
Tugasnya adalah membedakan jaringan yang ganas dan yang jinak.
Tiap merpati benar sekitar 85%, dan gabungan “suara” sekelompok merpati benar sekitar 99%.
Walaupun berhasil, merpati belum dipakai sebagai pendiagnosis di garis depan, tetapi siapa tahu apa yang terjadi di masa depan?
Bagaimana melatih merpati Anda?
Melatih hewan apa pun butuh banyak kesabaran dan waktu.
Latihan harus dilakukan dengan lembut, bukan dengan kekerasan.
Memberi hadiah berupa camilan adalah cara terbaik untuk menarik perhatian merpati dan menanamkan apa yang Anda ingin ia lakukan.
Merpati cepat belajar dan bisa membedakan perintah suara atau bunyi alat clicker.
Merpati juga sangat jeli: mereka memakai kemampuan penglihatannya setiap detik selama terjaga.
Merpati bisa belajar menari
Merpati konon suka musik, jadi melatihnya menari sama sekali bukan hal yang mustahil.
Jika Anda ingin merpati menari, sebaiknya pakai musik dengan ketukan atau irama yang jelas.
Merpati diduga bisa merasakan medan magnet bumi saat terbang.
Merpati juga bisa mendengar suara sangat rendah yang tidak terdengar oleh manusia, walaupun tidak ada bukti bahwa mereka menikmati irama seperti kita.
Tentu saja, cara ini tidak akan berhasil pada merpati liar yang Anda tangkap di alun-alun kota.
Merpati itu harus punya hubungan dekat dengan Anda, hubungan yang penuh kepercayaan dan persahabatan, seperti hewan peliharaan.
Memutar musik lalu berteriak “Menari!” tidak akan berhasil.
Merpati cukup cerdas untuk mengikuti perintah, tetapi harus diberi contoh dulu.
Menari mengikuti irama musik di depan merpati Anda, ditambah aba-aba dan hadiah, akan membuatnya paham.
Ditambah banyak kesabaran.
Trik apa lagi yang bisa dipelajari merpati?
Karena merpati bisa membedakan berbagai benda, Anda bisa melatihnya memilih sesuatu sesuai perintah.
Mungkin memilihkan baju atau aksesori Anda?
Atau melatih merpati datang dan pergi sesuai perintah?
Burung beo bisa dilatih berbicara atau paling tidak menirukan suara, tetapi merpati tidak punya kemampuan bersuara seperti itu, jadi trik ini tidak mungkin.
Burung lain bisa dilatih melambai dengan mengangkat sebelah sayap. Dengan kecerdasan merpati, ini seharusnya tidak terlalu sulit.
Jika Anda punya bakat jahil, Anda bisa melatih merpati menjadi pencopet.
Burung magpie (Pica pica) terkenal suka mencuri benda mengilap, walaupun penelitian menunjukkan anggapan ini sebagian besar mitos.
Tentu merpati bisa dilatih mencopet satu atau dua saku, bukan?
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Pelatihan
