Merpati bisa menjadi hewan peliharaan yang baik. Merpati tenang, cepat hafal kebiasaan sehari-hari, dan sering sangat dekat dengan pemiliknya. Kebutuhannya: sangkar besar di dalam rumah dengan waktu keluar setiap hari, atau kandang aviary yang aman dari predator bersama merpati lain, campuran biji-bijian yang baik, air bersih, tempat mandi, teman hampir sepanjang hari, dan dokter hewan yang menangani burung. Merpati peliharaan dari penyelamat biasanya pilihan terbaik, karena setiap tahun banyak yang diserahkan pemiliknya atau ditemukan tersesat.

Awalnya ditulis oleh dokter hewan kami, Cristina Vulpe, DVM, PhD. Diperbarui Oktober 2026.
Cristina memeriksa artikel kesehatan Pigeonpedia agar saran medisnya bisa dipercaya.

Apakah merpati cocok untuk Anda?
Pertimbangkan hal-hal ini sebelum memelihara merpati:
- Umur. Merpati peliharaan sering hidup 15 tahun atau lebih (baca berapa lama umur merpati).
- Teman. Merpati adalah burung yang hidup berkawanan. Lembaga penyelamat Amerika Palomacy menyebut merpati yang hidup sendirian di luar rumah merasa kesepian dan stres. Di dalam rumah, merpati tunggal menganggap pemiliknya sebagai kawanannya, jadi ia butuh Anda di dekatnya.
- Kotoran. Merpati menghasilkan banyak kotoran. Kotoran yang sehat cukup kering dan tidak terlalu bau, dan sebagian pemilik memakaikan popok merpati di dalam rumah.
- Debu. Merpati mengeluarkan serbuk bulu yang halus. Orang dengan asma atau alergi burung perlu memperhatikan ini dengan serius (baca paru-paru penghobi burung).
- Dokter hewan. Cari dokter hewan yang menangani burung sebelum Anda membutuhkannya.
Di mana mendapatkan merpati peliharaan
- Penyelamat merpati. Banyak penyelamat mencarikan rumah bagi merpati peliharaan yang tidak bisa bertahan di luar, seperti ras hias dan “merpati pengantin” yang dilepas. Baca tempat penyelamatan yang menerima merpati.
- Peternak, jika Anda menginginkan ras tertentu. Baca tempat membeli merpati.
- Jika Anda lebih suka dara kecil daripada merpati, baca panduan merawat diamond dove kami.
Merpati liar yang diselamatkan kadang bisa tetap dipelihara jika tidak bisa dilepas. Baca bolehkah memelihara merpati liar.
Kandang di dalam rumah
Palomacy memberi panduan sangkar di dalam rumah sebagai berikut:
- Minimal sekitar 107 x 69 x 76 cm untuk satu atau dua ekor yang akur. Lebar lebih penting daripada tinggi, karena merpati berjalan, bukan memanjat.
- Lantai datar yang mudah dibersihkan, misalnya vinil atau alas kertas. Merpati jangan pernah berdiri di lantai kawat.
- Rak, bukan tenggeran bulat, kotak atau keranjang sarang, dan wadah pakan dan minum yang berat dan berdasar datar.
- Jarak antar-jeruji sempit (sekitar 1,25 cm atau kurang) jika Anda punya kucing atau anjing.
- Waktu keluar sangkar setiap hari dengan pengawasan, di ruangan yang jendelanya ditutup dan tanpa api terbuka, kipas angin langit-langit, atau tanaman beracun.

Kandang di luar rumah
Di luar rumah, merpati butuh kandang atau aviary yang layak, bukan sangkar. Palomacy menyarankan:
- Minimal sekitar 1,5 x 1,8 x 1,8 m untuk kelompok kecil
- Kawat ram dengan lubang tidak lebih dari sekitar 1,25 cm agar tikus dan predator tidak bisa masuk
- Merpati lain sebagai teman
- Kotak sarang untuk setiap pasangan, lantai kering, dan perlindungan dari angin dan hujan
Baca cara membuat kandang merpati.

Menyiapkan kandang di luar rumah
Jika Anda berencana memelihara beberapa ekor di luar, mulailah dari yang kecil dan letakkan kandang di tempat yang masih bisa diperluas, karena pasangan merpati sering bertelur. Gudang kebun yang diubah sering menjadi titik awal.
Kandang harus tahan air, terang dan berventilasi baik tanpa angin yang menerpa langsung, dengan kotak sarang atau rak yang tidak menempel di lantai dan beberapa tenggeran. Sambungkan dengan aviary yang tertutup kawat di semua sisi dan di atasnya, agar burung bisa duduk di luar dengan aman dari kucing dan elang. Sediakan sangkar kecil terpisah untuk mengarantina burung baru atau yang sakit. Di Indonesia, pastikan kandang juga teduh dan terlindung dari hujan deras.
Merpati minum dengan cara mengisap dengan paruh terbenam di air, jadi pakai tempat minum yang dalamnya minimal 2,5 cm. Merpati dewasa makan kira-kira 35 sampai 50 g pakan sehari, angka yang berguna untuk menghitung berapa banyak pakan yang perlu dibeli.
Pakan
- Campuran biji-bijian merpati sebaiknya menjadi makanan utama. Palomacy menyarankan memulai dengan sekitar dua sendok makan per ekor per hari, lalu disesuaikan agar wadahnya kosong menjelang sore.
- Suplemen vitamin dan mineral khusus burung.
- Sedikit grit atau cangkang tiram yang dihancurkan sebagai sumber kalsium. Palomacy memperingatkan bahwa grit yang terlalu banyak bisa menimbulkan masalah (baca apakah merpati butuh grit).
- Sedikit sayuran hijau yang dicincang.
- Air bersih setiap hari.
Baca pakan merpati terbaik dan apa yang bisa dimakan merpati.
Mandi dan perawatan bulu
Merpati suka mandi. Sediakan wadah air yang besar dan dangkal beberapa kali seminggu, atau biarkan terus tersedia. Baca cara memandikan merpati.
Berkembang biak
Pasangan merpati akan bertelur setiap beberapa minggu. Penyelamat meminta pengadopsi menukar telurnya dengan telur palsu untuk mencegah anakan yang tidak diinginkan. Betina yang terlalu sering bertelur juga butuh tambahan kalsium.
Perawatan harian dan mingguan
- Setiap hari: pakan, air, periksa kotoran (baca panduan kotoran merpati), waktu keluar sangkar atau teman.
- Setiap minggu: bersihkan lantai sangkar dan wadah, sediakan tempat mandi.
- Setiap tahun: pemeriksaan kesehatan ke dokter hewan burung.
Menjaga kesehatan Anda sendiri di kandang
Pada sebagian orang, debu dari bulu dan kotoran kering menyebabkan penyakit paru-paru alergi. Penyakit ini dikenal sebagai paru-paru penghobi burung (bird fancier’s lung atau pigeon fancier’s lung), dan nama medisnya pneumonitis hipersensitivitas. Siapa pun yang sering berada di dekat merpati bisa terkena, jadi lakukan beberapa langkah pencegahan:
- Pakai masker FFP2 atau FFP3 (setara N95) yang pas saat membersihkan kandang atau sangkar.
- Jaga ventilasi kandang tetap baik.
- Basahi kotoran dengan semprotan air tipis sebelum dikerok, agar debu yang beterbangan lebih sedikit.
- Bersihkan sesering mungkin agar kotoran tidak menumpuk.
- Cuci tangan setelah memegang burung atau membersihkan kandang.
Periksakan diri ke dokter jika Anda batuk, sesak napas, demam atau lelah yang tidak kunjung hilang, dan beri tahu bahwa Anda memelihara merpati. Asthma + Lung UK (opens in new tab) punya informasi lebih lanjut tentang pneumonitis hipersensitivitas (dalam bahasa Inggris).
Kapan harus ke dokter hewan burung atau menghubungi penyelamat
Bawa ke dokter hewan jika merpati Anda:
- bulunya mengembang atau mengantuk lebih dari beberapa jam
- berhenti makan, atau kotorannya berubah lebih dari sehari
- ada benjolan, bengkak atau kesulitan bernapas
- kehilangan keseimbangan atau lehernya terpuntir
Baca gejala merpati sakit.
Tanya jawab
Apakah merpati peliharaan perlu terbang?
Merpati suka terbang dan itu menjaga kebugarannya, jadi waktu terbang di dalam rumah yang aman sangat berharga. Para penyelamat tidak menyarankan membiarkan merpati peliharaan terbang bebas di luar, karena risiko elang dan tersesat itu nyata.
Bisakah merpati hidup bersama kucing atau anjing?
Palomacy menyebut merpati bisa hidup bersama hewan peliharaan lain asalkan selalu aman dari mereka. Jangan pernah meninggalkan mereka bersama tanpa pengawasan.
Bisakah merpati dilatih buang kotoran di tempat tertentu?
Sebagian. Ada pemilik yang memakaikan popok merpati atau menempatkan merpati di ruangan yang lantainya mudah dibersihkan.
(opens in new tab)Baru mulai memelihara merpati?
E-book kami (dalam bahasa Inggris) adalah panduan singkat untuk pemula. Isinya:
- Ras yang cocok
- Membesarkan merpati dari telur
- Merawat piyik
- Cara memegang merpati
- Kebersihan kandang
- Pakan
- Penjodohan dan perkembangbiakan
- Sarang
Sumber
- Palomacy: How to welcome pigeons into your life (dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- Palomacy: Pigeons as pets, outside or indoors (dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- Palomacy: How to care for a rescued pet pigeon (dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- Washington Department of Fish and Wildlife: Domestic pigeons (rock doves) (dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- VCA Animal Hospitals: Feeding pigeons and doves (dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
Terakhir ditinjau: 21 Oktober 2026
Baca juga: 5 mainan merpati agar tetap aktif dan tidak bosan
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Pemeliharaan
