Untuk menangkap merpati dengan aman, Anda harus mendekat dan mengangkatnya tanpa melukainya, dan ini bisa sulit. Di Inggris saja diperkirakan ada 465.000 pasang merpati liar yang berbiak, menurut RSPCA dan BTO, jadi orang sering bersentuhan dengan merpati.

Cara menangkap merpati di dalam rumah (atau ruang tertutup lainnya)
Tetaplah tenang selama prosesnya. Jika panik, Anda tidak bisa fokus menangani burung dengan cara yang paling aman bagi Anda dan merpatinya.
Cara terbaik adalah membiarkan burung keluar sendiri. Ini paling mudah jika burung ada di ruangan yang punya jendela dan pintu. Buka jendela lebar-lebar dan singkapkan tirai atau kerai supaya merpati mudah keluar.
Keluar dari ruangan dan tutup pintunya. Tunggu sampai merpati keluar sebelum Anda masuk lagi.
Namun, jika cara itu tidak bisa, Anda harus menangkap burungnya. Ini tidak bisa dilakukan saat burung masih mengepak-ngepak. Tunggu sampai merpati hinggap di suatu permukaan, lalu kurung dengan wadah yang ukurannya cocok.
Wadah untuk mengurung merpati harus cukup besar supaya ada ruang di sekeliling burung, sehingga sayapnya tidak rusak atau kepalanya tidak terbentur saat ditangkap. Setelah merpati terkurung, bawa pelan-pelan ke luar dan lepaskan.
Cara menangkap merpati di luar
Menangkap merpati di luar harus dilakukan secara manusiawi, terutama jika merpatinya terluka dan Anda ingin menyerahkannya ke tempat perawatan hewan. Namun, ini jarang dilakukan, karena kebanyakan orang menganggap merpati hama dan lebih suka mengusirnya saja.
Ada yang bilang merpati bisa ditangkap dengan tangan kosong. Ini mungkin hanya bisa jika gerak burung terbatas dan tidak mampu terbang menjauh.
Menangkap merpati dengan tangan

Dengan sentuhan yang mantap, pegang burung dari atas, letakkan kedua tangan di sekeliling tubuhnya sambil menutup sayapnya. Satu tangan menyangga dada merpati, sedangkan tangan lain di atas pangkal ekor, menahan sayap tetap terlipat. Sebaiknya burung menghadap ke arah Anda.
Menangkap merpati dengan jaring
Jika memakai jaring, pilih jaring dengan lubang yang halus supaya kaki dan paruh burung tidak tersangkut. Sebaiknya bibir jaringnya juga berbantalan. Toko perlengkapan hewan mungkin menjual jaring burung khusus. Jangan mencoba menangkap burung yang sedang terbang dengan jaring. Tunggu sampai burung hinggap.
Cara terbaik menangkap merpati di luar (opens in new tab) adalah memancingnya dengan makanan. Cara termudah dan paling praktis adalah memasang umpan makanan di perangkap kandang. Cara ini tidak instan. Merpati perlu belajar bahwa makanan selalu tersedia di tempat yang sama.
Jika ada sekawanan merpati yang rutin datang dan bisa Anda dekati, Anda mungkin bisa menangkap seekor dengan menaburkan makanan lalu mengangkat merpati yang Anda inginkan saat ia sedang makan.
Anda juga bisa melemparkan kain ringan ke atasnya supaya ia tidak terbang, sehingga Anda bisa mengangkatnya.
Cara menangkap merpati pos
Merpati pos sama sekali bukan hama. Bahkan, sebagian pemilik merpati pos memperlakukannya sebagai hewan peliharaan, begitu juga pemilik merpati balap.
Merpati pos mudah dikenali karena ada ring di salah satu kakinya.
Merpati pos kadang berhenti di tengah perjalanan dan turun ke tanah untuk beristirahat. Jika ingin memberinya tempat singgah, sediakan pakan dan air. Jangan beri roti.
Jika Anda tidak punya pakan merpati atau biji-bijian, biji burung liar, lentil, atau kacang polong belah juga bisa. Jangan biarkan pakan dan air tersedia lebih dari 48 jam supaya merpati terdorong melanjutkan perjalanannya.
Biasanya burung akan melanjutkan perjalanannya, tetapi jika tidak, tangkap merpatinya dan hubungi pemiliknya.
Ring kaki memuat kode negara, tahun, dan nomor, sehingga perkumpulan balap merpati bisa melacak pemiliknya. Sebagian burung juga memakai ring kedua dengan nomor telepon pemiliknya. Jika merpatinya terluka, tangkap dan segera hubungi pemiliknya. Jika tidak ada nomor telepon, laporkan nomor ring ke Royal Pigeon Racing Association (opens in new tab) (Inggris). Untuk negara lain, hubungi federasi balap merpati nasional sesuai kode negara di ring.
Merpati pos lebih terbiasa dipegang daripada merpati liar yang tidak terbiasa dibelai. Pakai kain ringan untuk dilemparkan ke atas burung jika Anda kurang yakin bisa menangkapnya dengan tangan.
Anda sudah menangkap merpati. Lalu apa?
Seperti sudah disebutkan, menangani merpati pos biasanya mudah: hubungi pemiliknya atau perkumpulan balap merpati yang tepat (di Inggris, RPRA). Anda juga bisa membawa merpati ke dokter hewan, yang akan mengambil alih tanggung jawab melacak pemiliknya.
Untuk merpati liar, lebih sulit. Di Inggris dan Wales, Anda bisa menelepon layanan saran RSPCA (Inggris), yang mungkin menyarankan membawa burung ke dokter hewan atau tempat penyelamatan satwa liar setempat. Di tempat lain, termasuk Indonesia, hubungi dokter hewan atau tempat rehabilitasi satwa liar terdekat. Di Amerika Serikat, Animal Help Now (opens in new tab) mencantumkan petugas rehabilitasi satwa liar menurut kode pos. Di Selandia Baru, hubungi SPCA setempat. Di Australia, kelompok satwa liar seperti WIRES hanya menolong merpati asli, jadi bawa merpati liar ke dokter hewan.
Inilah yang harus dilakukan jika Anda menemukan merpati terluka.
Mengapa Anda ingin menangkap merpati?
Dalam banyak kasus, alasan menangkap merpati ikut menentukan cara menangkapnya.
Merpati yang tersesat masuk ke rumah Anda berbeda dengan merpati yang sakit atau sekarat, terluka, atau dalam bahaya.
Mungkin ada pertanyaan moral di sini. Banyak orang menganggap merpati hama, jadi mengapa harus menolong merpati yang sakit atau sekarat?
Tentu lain halnya jika itu merpati pos atau merpati balap, tetapi dalam hal itu urusannya lebih pribadi bagi pemiliknya.
Apa pun sikap moral Anda, Anda perlu bisa membedakan tanda merpati yang sekadar panik karena terkurung di ruang sempit dengan tanda burung yang sakit atau sekarat.
Merpati yang terkurung akan banyak mengepak-ngepak, melompat dari satu permukaan ke permukaan lain, mencari jalan keluar. Ia mungkin buang kotoran karena stres. Ia bahkan mungkin menukik ke arah Anda karena takut dan panik ingin kabur.
Tanda merpati sakit, terluka, atau sekarat antara lain:
- Sulit terbang
- Sangat sedikit bergerak
- Bulu sangat mengembang atau kusut dan kotor
- Luka yang terlihat
- Napas cepat
- Sayap terkulai
- Kepala miring
- Pincang
- Mata bengkak atau redup
- Minum berlebihan
Mau menangkap merpati atau tidak adalah soal hati nurani dan pilihan Anda, tetapi jika Anda melakukannya, lakukan semanusiawi mungkin.
Panduan ini berisi informasi umum. Jika burung terluka atau sakit parah, segera bawa ke dokter hewan burung atau dokter hewan eksotik, atau ke tempat rehabilitasi satwa liar.
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Penyelamatan
