Merpati rumahan (Columba livia domestica) adalah keturunan merpati karang liar, yang juga disebut rock dove. Manusia sudah memelihara merpati selama ribuan tahun, dan dalam banyak agama merpati dihormati sebagai lambang perdamaian atau tanda suci lainnya.

Sebagian orang menganggap merpati hama yang memenuhi kota dan meninggalkan kotoran di mana-mana (baca cara membersihkan kotoran merpati). Merpati rumahan sedikit berbeda dari kerabatnya yang liar: pendiam, kalem, dan mudah dirawat, sehingga cocok sebagai hewan peliharaan.
Jenis-jenis merpati rumahan
Ada tiga jenis merpati utama yang disebut merpati rumahan, dan kegunaannya menentukan jenisnya.

Pada dasarnya semua merpati rumahan sama, tetapi orang memeliharanya untuk berbagai alasan, dan memelihara merpati makin populer sebagai hobi di seluruh dunia.
Jenis pertama adalah merpati terbang, termasuk merpati pos (balap) dan ras terbang seperti merpati jungkir (tumbler) dan roller.
Jenis lain adalah merpati hias, yang umumnya dibiakkan untuk kontes.
Merpati pedaging dibiakkan untuk diambil dagingnya (piyik), jadi ras pedaging berukuran besar dan cepat membesarkan anak.
Tentu saja, Anda mungkin memelihara merpati hanya karena ingin, bukan untuk salah satu kegunaan tadi.
Seperti apa rupa merpati rumahan?
Banyak merpati rumahan mirip merpati liar, dengan tubuh abu-abu, kadang dengan bulu ungu atau hijau berkilau di leher.
Merpati ini juga punya pita bulu hitam di ekor serta kaki dan telapak kaki merah muda.
Namun, ada beberapa variasi warna, jadi merpati juga bisa berwarna cokelat muda, putih, hitam, atau campuran warna-warna ini.
Merpati dewasa biasanya bermata jingga sampai merah, sedangkan burung muda bermata lebih gelap, kecokelatan, sampai dewasa.
Walaupun rupanya sama, jangan pernah mengambil merpati liar yang sehat untuk dipelihara. Itu tidak akan berakhir baik bagi Anda maupun merpatinya.
Suara merpati
Salah satu alasan orang senang memelihara merpati adalah karena suara dekutnya pelan, tidak seperti banyak spesies burung lain yang berkoak keras.
Merpati Anda mungkin sering “berbicara”, tetapi suaranya tidak terlalu keras dan bahkan bisa menenangkan.
Saat merpati lepas landas, sayapnya bisa bertepuk di atas punggung, jadi Anda mungkin mendengar bunyi tepukan jika membiarkan merpati terbang di dalam rumah.
Kaki merpati juga bisa berbunyi tik-tik saat berjalan di lantai kayu atau keramik.
Pakan merpati rumahan
Sebagai pemilik merpati, Anda bisa memberi pakan terbaik untuk kesehatan burung Anda, yang membuat merpati sehat dan bahagia serta memperpanjang umurnya.

Bagian utama pakan merpati rumahan adalah biji-bijian dan serealia. Cara terbaik memastikan merpati mendapat vitamin dan mineral yang cukup adalah memberi berbagai macam biji dan serealia.
Anda bisa meraciknya sendiri atau membeli campuran biji jadi di toko hewan. Pelet merpati juga tambahan yang baik untuk pakan merpati.
Merpati mendapat sebagian besar proteinnya dari kacang-kacangan seperti kacang polong dan lentil dalam campuran biji yang baik. Merpati liar sesekali memakan serangga, siput, dan siput telanjang, dan Anda juga bisa memberi buah dan sayuran yang lunak.
Jangan memberi alpukat karena bisa beracun, dan jangan beri roti kecuali sebagai camilan, karena gizinya kurang dan memenuhi perut merpati sehingga tidak banyak ruang untuk makanan sehat.
Pastikan juga merpati selalu punya air minum yang segar dan bersih.
Kepribadian merpati Anda
Merpati sangat suka bergaul, dan Anda mungkin melihat burung Anda suka berada di dekat Anda dan berinteraksi dengan Anda.
Karena merpati senang ditemani merpati lain, pertimbangkan untuk memelihara lebih dari satu supaya mereka bisa bersama sesamanya.

Di alam liar, merpati makan, bersarang, dan bertengger bersama merpati lain, jadi Anda bisa meniru cara hidup ini dengan memelihara beberapa merpati di kandang atau sangkar Anda.
Anda juga akan senang menghabiskan waktu mengajak bicara dan bermain dengan merpati Anda, karena burung Anda juga sangat menikmatinya.
Bagaimana merpati menghabiskan harinya?
Merpati liar menghabiskan banyak waktunya mencari makan, sedangkan merpati rumahan hidup jauh lebih santai.
Karena tidak perlu mencari makan, merpati rumahan punya lebih banyak waktu untuk kegiatan lain. Salah satu kegiatan yang disukai merpati adalah berjemur, jadi beri burung Anda banyak kesempatan bersantai di bawah sinar matahari, entah di jendela rumah atau di halaman.
Merpati juga menghabiskan waktu di siang hari untuk menyelisik bulu, berinteraksi dengan merpati lain, dan tidur.
Anda akan melihat merpati Anda kemungkinan punya rutinitas sendiri, dan Anda bisa mendukungnya dengan membiarkannya berjalan secara alami.
Perkembangbiakan merpati
Jika Anda memutuskan membiarkan merpati berbiak, Anda perlu tahu prosesnya supaya bisa membantunya berjalan alami dan lancar.
Pasangan merpati biasanya bersama seumur hidup, walaupun seekor burung sering mencari pasangan baru jika pasangannya mati atau dipisahkan. Burung jantan menunjukkan ketertarikannya pada betina dengan berjalan mondar-mandir dengan gagah untuk menarik perhatiannya.

Setelah berpasangan, kedua induk membangun sarang bersama. Betina biasanya bertelur dua butir sekali bertelur, dan induk betina dan jantan bergantian mengerami telur sepanjang hari.
Setelah sekitar 18 hari, telur menetas, dan kedua induk memberi makan dan merawat piyik sampai siap meninggalkan sarang.
Merpati muda (piyik) tinggal di sarang selama sekitar empat minggu dan meninggalkannya saat ukurannya hampir sebesar burung dewasa.
Merpati matang secara seksual pada umur sekitar tujuh bulan, tetapi umumnya baru berbiak pada umur sekitar satu tahun. Ingat hal ini jika Anda berencana membiakkan merpati.
Burung yang masih sangat muda mungkin bertelur tidak teratur atau kurang berhasil membesarkan anak pertamanya.
Predator merpati rumahan
Di alam liar, manusia adalah salah satu ancaman terbesar bagi merpati, bersama burung pemangsa seperti alap-alap kawah (peregrine falcon).
Jika Anda membiarkan merpati berada di luar, tergantung tempat tinggal Anda, waspadai juga hewan seperti rakun, tikus, cerpelai (weasel), oposum, dan rubah, yang juga akan memangsa merpati jika ada kesempatan.
Jika Anda tinggal di pedesaan, alap-alap dan elang juga bisa memburu merpati Anda.
Berapa lama merpati rumahan saya akan hidup?
Merpati yang dipelihara tentu umurnya lebih panjang daripada merpati liar, karena terlindungi dan diawasi sehingga kemungkinan dimangsa jauh lebih kecil.

Merpati liar rata-rata bisa hidup antara tiga dan lima tahun. Sebaliknya, merpati rumahan sering hidup 15 tahun atau lebih.
Menjaga merpati tetap sehat adalah cara terbaik supaya umurnya panjang, termasuk memeriksakannya secara rutin ke dokter hewan yang terlatih merawat burung.
Menjaga merpati peliharaan tetap aman
Seperti disebutkan di atas, jika Anda memelihara merpati di luar, pastikan Anda membelikan kandang yang kuat dan aman supaya predator tidak bisa masuk dan memangsanya.
Tentu saja, awasi juga merpati saat berada di luar rumahnya supaya tidak bertemu benda atau keadaan yang berbahaya saat berkeliaran.
Sediakan tempat yang bersih untuk tidur dan beristirahat, dan pastikan pakan dan air selalu tersedia.
Mencegah pertengkaran antarmerpati
Jika Anda memutuskan memelihara lebih dari satu merpati, pastikan mereka tidak berkelahi atau bertengkar.
Umumnya merpati ramah dan senang berinteraksi satu sama lain. Namun, kadang terjadi pertengkaran, biasanya karena wilayah atau pasangan. Jika ini terjadi, Anda perlu turun tangan supaya tidak ada merpati yang terluka atau mati.

Pasang sekat untuk memisahkan merpati yang berkelahi. Jangan biarkan merpati berebut pakan atau air.
Pastikan semuanya bisa makan dan minum tanpa harus saling berebut.
Memberi setiap burung tenggerannya sendiri dan setiap pasangan kotak sarangnya sendiri membantu mengurangi perselisihan soal wilayah.
Kiat merawat merpati rumahan
Memelihara merpati rumahan butuh waktu, jadi pastikan Anda siap meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan burung Anda, memberinya makan, dan memastikan mereka cukup bergerak dan sehat.
Anda perlu mengeluarkan uang untuk kandang yang aman, pakan merpati bermutu, dan perawatan dokter hewan, jadi pastikan Anda sanggup.
Belilah merpati rumahan dari peternak setempat supaya Anda bisa tahu lebih banyak tentang burungnya. Lalu, bersiaplah menikmati hewan peliharaan yang unik dan menghibur selama bertahun-tahun.
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Jenis Merpati
