Perangkap merpati memungkinkan Anda menangkap merpati tanpa melukainya, entah untuk mengumpulkan merpati peliharaan sendiri atau untuk memindahkan dengan aman merpati liar yang mengganggu hewan peliharaan Anda.
Tidak sempat membaca semuanya? Kami menyarankan perangkap ini:
- Bird B Gone Pigeon Trap
- Tomahawk Double Door Rigid Pigeon Trap
- Humane Snap Trap
- Nixalite Rooftop Pigeon Trap
- Bird Barrier Pigeon Trap

Perangkap merpati terbaik
Setelah tahu cara memilih dan memakai perangkap merpati, saatnya memilih yang paling cocok untuk Anda.
Jangan langsung memilih yang pertama Anda lihat. Luangkan waktu untuk menimbang pilihan, baru putuskan.
Berikut beberapa perangkap merpati terbaik yang ada:
1. Bird*B*Gone Pigeon Trap
Jika Anda mencari cara yang sangat manusiawi untuk menangkap merpati, inilah perangkap yang Anda cari.
Perangkap Bird*B*Gone punya tiga pintu satu arah, jadi burung bisa masuk tetapi tidak bisa keluar lagi.
Ada juga lubang di bagian tengah atas perangkap supaya Anda mudah mengeluarkan burung saat waktunya tiba.
Kain peneduh berengsel bisa memberi tempat teduh bagi merpati, dan ada juga wadah air dan pakan supaya merpati tidak lapar atau haus sebelum Anda siap mengeluarkannya.
Desainnya ringan, jadi mudah dipindahkan sesuai kebutuhan dan mudah disimpan saat tidak dipakai.
Perangkap ini muat paling sedikit 12 merpati, jadi cocok untuk tempat dengan banyak merpati.
2. Tomahawk Double Door Rigid Pigeon Trap
Fitur terbaik Tomahawk Double Door Rigid Pigeon Trap adalah pintu gandanya, sehingga burung bisa dipancing masuk dari dua sisi. Ini berguna untuk tempat yang lebih luas dengan lebih banyak burung.
Perangkap ini dirancang supaya burung bisa masuk, tetapi sulit mundur keluar, sehingga tetap di dalam.
Jika Anda memilih model yang bisa dilipat, perangkap juga lebih hemat tempat saat disimpan.
Perangkap ini mudah dipasang dan bisa menampung beberapa burung sekaligus, jadi ideal dipasang di tempat merpati biasa berkumpul.
Bahannya awet dan tidak melukai merpati, tetapi burung yang lebih kecil mungkin bisa lolos lewat celah jerujinya, jadi perhatikan hal ini.
3. Humane Snap Trap
Perangkap ini dirancang untuk berburu burung, tetapi cocok disimpan di rumah untuk menangkap merpati liar yang mengganggu saat datang.
Perangkap ini berhasil karena tidak punya penutup kawat seperti kebanyakan perangkap lain.
Merpati jadi merasa lebih leluasa, sehingga lebih mudah masuk ke perangkap.
Begitu merpati masuk, pegas perangkap terlepas dan jaring turun menutupi burung, sehingga burung tertangkap di dalamnya. Untuk memancing merpati masuk, Anda cukup memasang umpan pada mekanisme yang tergantung di bukaannya, lalu menunggu.
Perangkap ini hanya untuk satu burung sekali tangkap, dan merpati yang lebih kecil mungkin bisa lolos, jadi pertimbangkan hal ini jika memilihnya.
4. Nixalite Rooftop Pigeon Trap
Lihat di sini (opens in new tab).
Perangkap ini masuk daftar karena ideal dipakai di atap, tempat banyak kelompok merpati biasa berada.
Perangkap ini bisa dipakai di permukaan datar maupun miring dan punya kaki yang bisa disetel supaya stabil di banyak jenis atap.
Perangkap ini juga punya enam pintu satu arah, jadi merpati tidak bisa keluar lagi setelah masuk.
Ada dua pintu akses di atas kandang supaya Anda bisa mengeluarkan merpati saat siap, dan ada juga tempat pakan dan air di dalamnya, sehingga cara ini manusiawi untuk menangkap burung yang mengganggu.
Baca juga:
Kandang merpati yang dijual di Inggris
5. Bird Barrier Pigeon Trap
Lihat di sini (opens in new tab).
Jika Anda mencari yang sederhana, inilah perangkapnya. Desainnya bisa dilipat, jadi mudah disimpan saat tidak dipakai dan sama mudahnya dipasang saat dibutuhkan.
Ada pintu di kedua ujung perangkap tempat merpati masuk, dan pakan serta air bisa ditaruh di dalamnya. Pintu berpegas di bagian atas memudahkan Anda mengeluarkan merpati.
Perangkap ini bisa dilengkapi berbagai aksesori, termasuk penutup peneduh dan tenggeran untuk di dalam perangkap.
Ini pilihan ideal untuk menangkap merpati di tanah.
Tujuan perangkap burung
Alasan utama memakai perangkap burung adalah karena perangkap merupakan cara yang manusiawi untuk menangkap merpati, baik merpati peliharaan maupun merpati liar.
Sebagian besar perangkap merpati dirancang untuk menangkap merpati tanpa melukai atau membunuhnya.
Jika perangkap dipakai dengan benar, Anda seharusnya bisa mengeluarkan dan memindahkan merpati tanpa melukainya sama sekali.

Cara memilih perangkap merpati
Ada banyak jenis perangkap merpati di pasaran, sehingga kadang sulit menentukan mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda.
Masalah terbesar saat memakai perangkap merpati adalah membuat merpati mau masuk.
Karena itu, Anda perlu mencari perangkap merpati yang efektif.
Satu hal penting yang perlu diingat: merpati suka ada langit terbuka di atas kepalanya saat mencari makan.
Merpati tidak tertarik ke tempat yang ada penghalang di atas kepalanya, karena penghalang itu membuatnya tidak bisa kabur jika perlu.

Sebagian besar merpati akan menghindari perangkap yang beratap padat, ditumpuki bahan sarang di atasnya, atau apa pun yang membuatnya tampak tidak bisa terbang pergi jika mau.
Jadi, intinya, carilah perangkap yang membuat merpati merasa aman selama Anda berusaha menangkapnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah perangkap yang terbuat dari bahan bermutu.
Dengan begitu, perangkap awet bertahun-tahun dan bisa dipakai lagi untuk menangkap merpati kapan saja diperlukan.
Periksa perangkapnya dan pastikan kuat dan tahan dipakai berulang kali.
Dengan begitu, Anda tidak perlu menggantinya lebih sering dari yang perlu.
Memancing merpati masuk ke perangkap
Setelah memilih perangkap, bagian yang sulit adalah membuat merpati masuk. Kalau merpati tidak tertangkap, perangkapnya tidak ada gunanya.
Menurut para ahli burung, rahasianya adalah membuat merpati percaya kepada Anda.
Untuk memulainya, ikat pintu perangkap dengan kawat supaya tetap terbuka.
Dengan begitu, merpati bisa keluar masuk perangkap tanpa khawatir tertangkap.
Selanjutnya, pasang umpan di perangkap setiap hari. Anda tidak perlu sembunyi-sembunyi.
Biarkan merpati melihat Anda memasang umpan. Mungkin butuh beberapa hari atau lebih lama, tetapi akhirnya merpati akan cukup penasaran dengan umpannya dan masuk ke perangkap untuk memeriksanya.

Begitu satu merpati tahu perangkapnya aman, merpati lain kemungkinan besar akan ikut.
Saran terbaik selama Anda membangun kepercayaan merpati adalah bersabar.
Bisa butuh waktu sebelum merpati melakukan apa yang Anda inginkan. Terburu-buru tidak akan membantu, bahkan bisa membuat prosesnya lebih lama.
Kesabaran adalah kunci supaya perangkap Anda berhasil.
Memasang umpan
Memasang umpan dengan benar adalah kunci supaya perangkap merpati berfungsi sesuai keinginan Anda.
Umpan terbaik adalah biji-bijian burung, karena merpati menyukainya dan akan terdorong mencarinya di dalam perangkap.
Taburkan sekitar ½ cangkir (sekitar 120 ml) biji di dalam perangkap supaya merpati terdorong masuk dan mengais-ngais umpannya.

Jika Anda ingin menangkap merpati liar, amati kebiasaan makannya selama beberapa hari sebelum memasang umpan.
Mungkin Anda melihat mereka suka makan buah dari pohon di dekat situ atau kacang dari pohon di sekitarnya.
Anda bisa memakai bahan serupa sebagai umpan. Umpan ini akan menarik bagi mereka karena sudah biasa mereka makan.
Jika bisa, Anda bahkan bisa mengumpulkan buah dan kacang itu sendiri dan memakainya sebagai umpan tanpa perlu membeli.
Pastikan makanan yang Anda pakai sebagai umpan hanya ada di dalam perangkap.
Jika merpati bisa menemukan makanan yang sama di sekitar perangkap, kemungkinan besar mereka tidak akan pernah masuk.
Periksa area sekitar perangkap setiap hari dan pastikan bersih dari makanan supaya merpati terdorong masuk ke perangkap.
Apa yang dilakukan dengan merpati yang tertangkap
Setelah merpati tertangkap, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang harus dilakukan dengannya.
Ingat, merpati punya naluri pulang yang kuat, jadi kemungkinan besar akan kembali jika hanya dipindahkan. Periksa juga hukum di tempat Anda tinggal: di Inggris, misalnya, merpati liar adalah burung liar yang dilindungi dan hanya boleh ditangkap atau dibunuh berdasarkan izin umum untuk alasan tertentu, dan burung yang tertangkap harus diperiksa secara rutin dan diperlakukan secara manusiawi. Di Amerika Serikat, merpati liar tidak dilindungi hukum federal, tetapi aturan negara bagian, kota, dan undang-undang tentang kekejaman terhadap hewan tetap berlaku. Di Irlandia, merpati hanya boleh dikendalikan berdasarkan deklarasi menteri tahunan yang diterbitkan National Parks and Wildlife Service. Di Australia dan Selandia Baru, pastikan Anda tidak menangkap merpati asli yang dilindungi. Aturan setempat (termasuk aturan pemerintah daerah) berbeda-beda, jadi tanyakan dulu kepada instansi satwa liar setempat.

Pembasmian kadang dipakai oleh jasa pengendali hama, tetapi burung dari sekitarnya akan segera datang menggantikan, jadi cara itu saja jarang berhasil untuk menjauhkan merpati. Menyingkirkan sumber makanan dan menutup tempat bertengger lebih berhasil dalam jangka panjang.
Jika Anda tidak ingin menyakiti merpati tetapi juga tidak ingin memeliharanya, tanyakan kepada instansi pengendalian hewan setempat tentang cara memindahkan merpati untuk selamanya.
Namun, jangan heran jika beberapa di antaranya kembali dan Anda harus menangkapnya lagi.
Cara lain mengusir merpati
Ada banyak alasan untuk ingin mengendalikan jumlah merpati di properti Anda.
Kotorannya bisa menimbulkan masalah kesehatan, dan merpati bisa merusak rumah dan bangunan lain, terutama dalam kelompok besar.
Walaupun Anda suka burung atau memeliharanya, Anda tentu tidak ingin ada banyak sekali merpati di atap dan di sekitar properti Anda.
Perangkap memang cara yang manusiawi untuk menangkap mereka, tetapi merpati sering kembali, jadi Anda mungkin perlu mencoba cara lain supaya merpati pindah ke tempat baru.
Pertimbangkan penghalau merpati seperti:
- Jaring – bisa dipasang di atap atau di sisi bangunan, serta di bawah atap yang menjorok dan jembatan. Jaring menghalangi merpati mencapai langkan dan ruang atap, sehingga mereka harus mencari tempat lain untuk bertengger. Periksa jaring secara rutin supaya tidak ada burung yang terjerat.
- Gel – gel pengusir merpati dibuat untuk menghalau mereka: merpati tidak suka gel ini, terutama karena rasanya lengket di kaki. Hindari gel yang sangat lengket, karena bisa menempel di bulu dan menjerat burung yang lebih kecil.
- Paku duri (spike) – bisa dipasang di langkan dan atap tempat merpati suka bertengger. Ujungnya cukup tajam untuk mencegah merpati hinggap, tetapi dirancang supaya tidak melukai burung jika dipasang dengan benar.

Hal terpenting saat Anda memutuskan untuk menangkap merpati di sekitar properti Anda adalah punya rencana untuk setelah merpati tertangkap.
Melepasnya begitu saja tidak akan menyelesaikan masalah, jadi hubungi ahli di daerah Anda yang bisa mengambil alih burung setelah tertangkap.
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Masalah
