Mata merpati ada di sisi kepala, sehingga merpati bisa melihat hampir ke segala arah. Setiap mata menjangkau lebih dari 180 derajat, dan bersama-sama sekitar 320 derajat, hanya menyisakan titik buta kecil di belakang. Di depan ada bidang yang lebih sempit tempat kedua mata saling tumpang tindih, yang dipakai untuk memperkirakan jarak saat mematuk biji. Penelitian juga menunjukkan merpati bisa menangkap sinar ultraviolet dekat, yang tidak bisa dilihat manusia.

Awalnya ditulis oleh dokter hewan kami, Cristina Vulpe, DVM, PhD. Diperbarui Oktober 2026.
Cristina memeriksa artikel kesehatan Pigeonpedia agar saran medisnya bisa dipercaya.

Bidang pandang
Sebuah bab buku tentang retina merpati merangkum susunannya: total sekitar 320 derajat, setiap mata melihat lebih dari 180 derajat, dan tumpang tindih binokular sekitar 30 derajat. Penelitian perilaku yang lebih baru dengan uji mematuk mengukur bidang binokular sekitar 50 derajat pada jarak dekat. Merpati tampaknya memakai bidang depan (binokular) untuk benda dekat, dan bidang samping (satu mata) untuk benda jauh.
Kenapa merpati mengangguk-anggukkan kepala
Saat merpati berjalan, kepalanya bergerak maju, lalu diam sementara tubuhnya menyusul. Jeda itu menjaga bayangan tetap stabil di retina, sehingga merpati bisa melihat jelas sambil bergerak.
Warna dan ultraviolet
- Retina merpati punya tetesan minyak berwarna di sel kerucut yang menyaring cahaya. Bagian atas retina punya “bidang merah” dan sisanya “bidang kuning”, yang bereaksi terhadap cahaya secara berbeda.
- Sebuah penelitian tahun 1983 menemukan kepekaan merpati menjangkau sampai ultraviolet dekat, meskipun lebih rendah dari yang diduga penelitian sebelumnya, dengan kepekaan tertinggi sekitar 580 nm (kuning kehijauan).
Masalah mata yang sering terjadi
- Pilek satu mata (one-eye cold): satu mata bengkak dan berair, sering disebabkan mikoplasma atau klamidia. Baca penyakit umum pada merpati.
- Cacar merpati: benjolan seperti kutil di kelopak mata atau sekitar mata.
- Cedera: akibat berkelahi, kucing atau menabrak benda.
- Mata keruh: bisa karena cedera, infeksi atau katarak pada burung tua.
- Buta: merpati buta bisa hidup baik sebagai hewan peliharaan dengan tata letak kandang yang sederhana dan tidak berubah. Baca merpati sebagai hewan peliharaan.
Kapan harus ke dokter hewan burung atau menghubungi penyelamat
Bawa ke dokter hewan jika mata merpati bengkak, tertutup atau berair, keruh, ada benjolan di sekitar mata, atau burung tampak tidak bisa menemukan makanannya. Infeksi mata bisa menular ke burung lain, jadi pisahkan burungnya.
Tanya jawab
Apakah merpati bisa melihat dalam gelap?
Tidak dengan baik. Penglihatan malam merpati buruk, jadi merpati aktif di siang hari dan beristirahat saat senja.
Apa warna mata merpati?
Merpati liar biasanya bermata jingga atau merah. Sebagian ras peliharaan bermata gelap (“bull eye”) atau bermata mutiara.
Panduan ini berisi informasi umum. Jika burung terluka atau sakit parah, segera bawa ke dokter hewan burung atau dokter hewan eksotik, atau ke tempat rehabilitasi satwa liar.
Sumber
- Specialization of visual functions for different retinal areas in the pigeon (Springer, dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- Binocular field in pigeons: behavioral measures (PubMed, dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- The pigeon’s sensitivity to ultraviolet and visible light (Experientia, 1983, dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
- Structure and function of the pigeon visual system (Physiological Psychology, dalam bahasa Inggris) (opens in new tab)
Terakhir ditinjau: 21 Oktober 2026
Terakhir diperbarui: 4 November 2026 · Kesehatan
